Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Januari 2017

Ridwan Alif, Pelajar Terkaya Di Pacitan

Ridwan Alif, Pelajar Terkaya Di Pacitan

Inilah Pelajar Terkaya Di Pacitan, Bernama Alif 
Mampu Hasilkan 37juta dari Bisnis Online Dalam Waktu Kurang dari 3bulan! 

 Dia adalah Ridwan Alif Adi Nugraha, umur 17th , Alamatnya rumahnya di daerah Dusun Caruban Desa Sidoharjo, dia adalah Pelajar SMKN 1 PACITAN kelas XI RPL .  Selain mampu menghasilkan 37jt dari bisnis online, dia juga berhasil membantu orang tuanya untuk membeli 1unit Honda mobilio RS seharga 180jt. 
Awal mula dia mengenal bisnis online adalah saat dia berada di kelas VIII (2 SMP) dia mulai mengenal bisnis online, bisnis online pertama yang dijalankannya adalah bisnis PTC (Paid to Click) dia belum mendapatan apa" dari bisnis pertamanya ini karena uang yang dihasilkan adalah $(dollar), kemudia di kelas IX dia memepelajari bisnis baru berbasis cpm (cost per million) yaitu adf.ly , di bisnis dia juga tidak mendapatkan hasil apa-apa. karena bermata uang dollar juga... 
sampai akhirnya di kelas X di SMKN 1 PACITAN. dia mengenal bisnis investasi jaringan yakni P.T DUTA NETWORK INDONESIA di bisnis ini dia mengeluarkan modal sebesar 185rb, dan dia disini berhasil balik modal sebesar 580rb, lalu dia fakum dari bisnis ini sampai beberapa bulan karena dirasa gajinya kurang besar.
   Kemudian, dia di jurusannya Rekayasa Perangkat Lunak, dia mencoba bisnis berbasis dollar lagi, bisnis tersebut bernama Uc Union. Dari bisnis uc union ini dia lumayan banyak mendapatkan uang , dia berhasil memperoleh penghasilan sebesar 17jt dalam 2 bulan. sampai akhirnya bisnis ini di perketat oleh perusahaan uc web, dia berhenti dari bisnis ini, dan ingin mencoba terjun kedunia network marketing... 
 HIngga akhirnya Dia mengenal bisnis AZARIA , dan dia tertarik untuk menjalankan bisnis tersebut, modal untuk ikut tersebut tidak begitu mahal cuma 1.6jt saja, tapi bagi pelajar ya uang segitu juga udah banyak bangett kaleee :D
Dia memepelajari bisnis AZARIA ini selama kurang lebih 1minggu. di bulan pertama dia memperoleh pendapatan sebesar 10jt , bulan kedua 10, bulan ketiga 17jt ... 
Jadi total dari bisnis AZARIA selama 3 bulan adalah 37jt.
Bahkan dia telah di undang ke Kantor Pusat PT.Unionfam Azaria Berjaya untuk diwawancarai langsung oleh Direktur perusahaan Azaria. Namun, dia menolak karena dia masih fokus sekolah.  Bahkan dia juga pernah diundang untuk menjadi trainer di sebuah seminar di Kepulauan Riau, namun dia menolak dengan alasan yang sama. 
   
berikut adalah Direktur(Owner Bisnis AZARIA)
PENGHASILAN DARI AZARIA (2 BULAN)
(bulan ke-3 belum sempet foto udah terlanjur kebeli mobilio nya)



 MOBILIO RS AT 1.5 2015 (180JT)




YANG JELAS DIA MEMPEROLEH SEMUA INI DENGAN PENUH PERJUANGAN DAN 
RINTANGAN.

MASYAKARAT PACITAN BELUM BANYAK YANG TAU PELAJAR INI.!!!! 

OKE SEKARANG SAYA AKAN BAGIKAN CONTACT PERSON NYA : 
WA / SMS : 082334229796
PIN BBM : D5671E3

JIKA INGIN TAU APA ITU BISNIS AZARIA SILAHKAN KLIK LINK DIBAWAH
   

Selasa, 25 Agustus 2015

Kecamatan Punung Juara 1 Lomba Panjat Pinang 2015

Kecamatan Punung Juara 1 Lomba Panjat Pinang 2015

Lomba Panjat Pinang yang diselenggarakan hari ini (25/08/2015) telah mendapatkan juaranya. Regu dari Kecamatan Punung berhasil menjadi yang pertama kali mengibarkan sang Merah Putih di atas pinang sehingga berhak mendapatkan Juara 1. Untuk ini regu panjat pinang Kecamatan Punung berhasil membawa hadiah uang tunai sebesar Rp. 17.300.000,- tentunya selain hadiah yang digantung di atas pinang. Hadiah uang tersebut sudah termasuk sumbangan dari SBY sebesar 10 Juta.

Regu Panjat Pinang Kecamatan Punung berhasil menjadi yang pertama sampai puncak. (Foto: fb/Widy Sumardji)
Sedangkan juara 2 diraih oleh tim dari Kecamatan Kebonagung dengan hadiah uang tunai sebesar Rp. 11.750.000,- yang juga sudah termasuk sumbangan dari SBY sebesar 7,5 Juta. Untuk Juara 3 diraih oleh tim dari Kecamatan Nawangan dengan hadiah uang tunai Rp. 8.250.000,- termasuk sumbangan dari SBY sebesar 5 Juta.

Lomba Panjat Pinang tingkat kabupaten ini merupakan agenda rutin setiap tahun memperingati Hari Kemerdekaan RI. Diikuti oleh 12 tim yang merupakan perwakilan dari 12 Kecamatan se Kabupaten Pacitan.
(@rif)

Kamis, 06 Agustus 2015

Serunya Pegawai Pemkab Pacitan Lomba Permainan Tradisional

Serunya Pegawai Pemkab Pacitan Lomba Permainan Tradisional

Hari ini (Jum'at, 07/08/15) ada yang lain di halaman Pendapa Kabupaten Pacitan. Mulai pagi terlihat keramaian mewarnai halaman Kantor Bupati Pacitan ini. Ya, ternyata memang mereka sedang menggelar perlombaan-perlombaan permainan tradisional dalam rangka memperingati Ulang Tahun ke-70 Kemerdekaan RI.

Lomba balap karung
Perlombaan dan pertandingan yang diselenggarakan adalah lomba balap karung, lomba kelereng estafet, lomba makan kerupuk, lomba "thuthuk kantung air", lomba bakiak raksasa, serta pertandingan sepakbola bersarung.

Kegiatan yang rutin diselenggarakan setahun sekali ini diikuti oleh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lingkup Pendapa Kabupaten Pacitan atau yang biasa disebut lingkup "Benteng Takesi" yaitu Sekretariat Daerah, BKD, Bappeda, Satpol PP, DPPKA dan Dispendukcapil. Acara untuk memeriahkan Ulang Tahun Kemerdekaan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan keakraban sesama pegawai juga untuk melestarikan permainan-permainan tradisional.

Berikut ini beberapa dokumentasi kegiatan tersebut:

Lomba Thekek (bakiak) raksasa.
Lomba makan kerupuk
Lomba kelereng estafet.
Pertandingan sepakbola sarungan.
Dirgahayu Republik Indonesia
Ayo kerja
(@rif)

Selasa, 19 Mei 2015

Pacitan Kembangkan Budidaya Tambak Udang Ramah Lingkungan

Pacitan Kembangkan Budidaya Tambak Udang Ramah Lingkungan

Setelah beberapa waktu lalu tambak udang mulai diberkembangkan di Pacitan, kini untuk pertama kalinya tambak udang dikembangkan dengan sistem cluster. Sistem cluster ini merupakan konsep pemberdayaan masyarakat yang berbasis lingkungan. Tentunya berbeda dengan sistem tambak pada umumnya, karena sistem cluster ini mengedepankan aspek pelestarian lingkungan.
Panen udang di kawasan Pantai Soge Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo.
Tambak udang sistem cluster diprakarsai oleh Politeknik Perikanan Sidoarjo. Selain pembangunan tanggul penahan air laut, dalam sistem ini juga dilengkapi penanaman sabuk hijau serta pengelolaan air limbah dengan memanfaatkan hutan bakau.

Endang Suhedi, Direktur Politeknik Perikanan Sidoarjo menjelaskan bahwa cara yang baru ini membutuhkan kesabaran petani tambak. Dalam pengelolaannya mengedepankan daya dukung serta memperhatikan lingkungan untuk jangka panjang, sehingga hasil panen tidak dapat langsung dinikmati.

Sementara itu Bupati Pacitan, Indartato usai peletakan batu pertama pembangunan tambak udang mengatakan bahwa keberadaan tambak udang sistem cluster ini diharapkan bukan hanya menciptakan lapangan kerja baru, namun juga bisa menjadi media pembelajaran bagi masyarakat wilayah lain yang ingin menimba ilmu. Indartato juga berpesan agar pelaksanaan proyek selalu mengindahkan azas taat hukum sehingga nantinya tidak memicu persoalan.

Tambak udang sistem cluster ini dibangun di kawasan Pantai Sidomulyo, Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo. Dari lahan seluas 7 hektar hanya dimanfaatkan 2 hektar untuk pembangunan tambak. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga keberlangsungannya di masa mendatang. (@rif/Pur/Riz).

Rabu, 29 April 2015

Tanamkan Cinta Budaya Jawa, Dindik Pacitan Gelar Lomba Karawitan Anak

Tanamkan Cinta Budaya Jawa, Dindik Pacitan Gelar Lomba Karawitan Anak

Gempuran budaya modern ternyata tidak serta merta menghapus budaya Jawa, karena selalu ada generasi-generasi muda yang meneruskan tradisi budaya Jawa ini. Apalagi Pemerintah Dearah juga berkomitmen mendukung dan memfasilitasi upaya pelestariannya.

Peserta Lomba Karawitan SD saat berunjuk kebolehan di Pendapa Kabupaten Pacitan (Foto: Humas Pemkab Pacitan)
Seperti yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Rabu (29/04/2015), yang menggelar lomba karawitan untuk siswa SD dan Lomba Panembrama untuk guru-gurunya. Lomba tingkat kabupaten ini diikuti 12 peserta perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Pacitan.

Dua Belas kelompok karawitan yang terdiri dari 20 hingga 25 anak ini saling beradu kreatifitas di Pandapa Kabupaten Pacitan. Gerak lincah dari tangan-tangan mungil yang cekatan menabuh perangkat gamelan nampak selaras dengan gerak para penari. Sontak kepiawian anak-anak dalam memainkan gamelan Jawa ini mengundang decak kagum dari penonton yang tumpah ruah menyaksikan perlombaan tersebut.

Menurut Kepala Bidang TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Sukatmin, kegiatan ini merupakan ajang kreatifitas bagi anak-anak dan guru. Melalui seni budaya diharapkan tertanam perilaku dan sikap yang berkharakter.

"Ajang ini merupakan agenda tahunan dan peserta terbaik memiliki kesempatan mewakili Pacitan dalam even yang sama ke tingkat lebih tinggi." Ujar Sukatmin.

Wakil Bupati Pacitan, Soedjono, saat membuka lomba tersebut mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mantan Ketua DPRD Pacitan periode 2004-2009 ini berharap generasi muda lebih mengenal dan mencintai warisan budaya Jawa yakni karawitan.

Untuk lomba karawitan, penilaian dilakukan terhadap harmonisasi gending. Selain itu juga didasarkan pada kemampuan peraga disertai latar gerak dan medium bantu. Dan yang tidak kalah penting adalah kreatifitas penyajian dan tingkat kesulitannya. Kejuaraan akan diambil juara umum serta 5 terbaik meliputi penyaji terbaik, pengendang terbaik dan vokal terbaik. (@rif/Riz).